Articles


Persemian Kirana Learning Center

Pada tanggal 2 Februari 2021 ini dilakukan peresmian Kirana Learning Center atau dikenal dengan nama Kirana Teaching Hospital, dalam rangka peningkatan skill dan kompetensi guna mempersiapkan kader –kader terbaik.

 

PT Karini Utama ditunjuk menjadi penyelenggara dari kegiatan ini dan diharapkan menjadi sebuah tempat untuk belajar dan mengembangkan keilmuan melaui praktik-praktik di lapangan. Hal ini sejalan dengan visi yang disampaikan oleh Bpk. Martinus S Sinarya selaku president director Kirana Megatara, yaitu untuk menjadikan  Kirana megatara mencetak kader-kader unggul yang dapat mengembangkan perusahaan kedepannya.

 

Acara peresmian yang dihadiri oleh perwakilan manajemen head office, manajemen PT Karini Utama, dan beberapa tamu undangan berlangsung sederhana dan dilakukan secara virtual dikarenakan masih dalam masa pandemic Covid-19.

 

Acara dibuka melalui opening speech dari Bpk. Martinus S sinarya yang menjelaskan esensi dari program Teaching Hospital bukan diartikan sebagai rumah sakit tempat karyawan yang bermasalah, namun tempat untuk dokter-dokter (kader terbaik ) menimba ilmu dan langsung menerapkan di area tempat dimana mereka belajar. Dilanjutkan sambutan dari Bpk. Benny Singgih sebagai penanggung jawab program Teaching Hospital yang menyapaikan pentingnya project ini sebagai program pengembanggan dimana karyawan merupakan asset penting dan berharga sebuah perusahaan.

 

Acara dilanjutkan dengan penyerahan pin kepada peserta dan trainer Internal dari kepala sekolah yang telah ditunjuk yaitu  Bpk. Andy Trisno ke ketua kelas Bpk. Janfrido dari PT Djambi Waras (Jambi) dan penyerahan pin dari kepala sekolah ke ketua trainer yaitu Bpk. Sumadi. Para peserta Theacing Hospital merupakan perwakilan anggota tim teknik dari 7 pabrik seperti :PT Jambi Waras (Jambi), PT Kirana Permata , PT Kirana Musi Persada, PT Bintang Agung Persada, PT Komering Jaya perdana, PT New Kalbar Processor dan PT Kirana Windu. Program ini akan dilaksanakan selama kurang lebih 2 bulan, secara in-class training dan dilanjutkan dengan on job training (OJT).