
Indragiri Hulu, 22 Juli 2025 – Sebuah langkah maju dalam peningkatan kesejahteraan petani karet di Kabupaten Indragiri Hulu ditandai dengan peresmian Depo Telapak Tani 6 di Kecamatan Peranap. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi multipihak antara PT Kirana Megatara Tbk, PT Tirta Sari Surya, Bank BRI, serta Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Indragiri Hulu, sebagai bentuk nyata dukungan terhadap petani karet lokal. Acara peresmian tersebut turut dihadiri oleh Lurah Batu Rijal Hilir dan Camat Kecamatan Peranap, serta disaksikan langsung oleh 40 petani karet yang menjadi bagian dari ekosistem Telapak Tani.

Depo Telapak Tani 6 juga tidak hanya menjadi fasilitas pengumpulan karet, tetapi juga pusat pembelajaran, keterbukaan harga, dan penguatan posisi tawar petani. Hal ini merupakan bagian dari komitmen seluruh pihak dalam mendorong tata niaga karet yang adil dan transparan. Acara ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan tonggak penting dalam upaya memperkuat ekosistem industri karet yang lebih berkelanjutan, inklusif, dan sejahtera bagi petani.
Dalam sambutannya, Kepala Divisi Sourcing PT Kirana Megatara Tbk, Bapak Denny Setiawan, menegaskan pentingnya depo ini sebagai simpul pemberdayaan. “Telapak tani bukan hanya tempat bagi petani untuk menjual karet dengan harga yang lebih kompetitif dan transparan, tetapi juga menjadi pusat edukasi, pelatihan, serta wadah kolaborasi antara berbagai pihak yang peduli terhadap kemajuan sektor karet,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Operasional PT Tirta Sari Surya, Bapak Bambang Agus Purwanto, turut menyampaikan, “Dengan diresmikannya Depo Telapak Tani 6, kami berharap petani bukan lagi hanya pemasok, tetapi mitra sejajar dalam membangun kualitas dan kesinambungan industri. Kita ingin melihat petani yang memahami standar mutu, memiliki akses ke informasi pasar, dan memperoleh harga yang wajar atas kerja kerasnya.”

Camat Kecamatan Peranap, Bapak Yusri Erdi, M.Pd., turut memberikan apresiasi terhadap kolaborasi lintas sektor ini. “Melakukan transaksi penjualan bokar ke Depo Telapak Tani 6 dengan harga bersaing merupakan hal yang saling menguntungkan baik bagi petani maupun pabrik,” ucapnya dalam sambutannya.
Hal yang sama disampaikan oleh Lurah Batu Rijal Hilir, Dona Laini, S.K.M. Ia berharap kehadiran depo ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan menjadikan industri karet sebagai sumber penghidupan yang berkelanjutan.
Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Indragiri Hulu sebagai salah satu stakeholder penunjang yang sangat berpengaruh juga turut memberikan penilaiannya pada peresmian Depo Telapak Tani 6 ini. Bapak Encik Rahmar Rudianto, S.Sos., sebagai Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan SDM turut menyampaikan, “Kami sangat menyambut baik inisiatif ini. Kolaborasi seperti ini yang kami harapkan untuk membangun ekonomi kerakyatan berbasis komoditas unggulan lokal.”

Dari pihak perbankan, yang diwakili oleh Branch Office Head Bank Cabang BRI Kantor Rengat, Bapak Farianzi, menyatakan bahwa BRI siap mendukung seluruh kebutuhan akses permodalan untuk bisnis dan layanan keuangan bagi para petani.
Perlombaan cerdas cermat bagi petani dipilih sebagai permainan edukatif yang dibungkus dengan cara menarik dan seru. Bapak Rahmat Untung dari Departemen Smallholder Partnership PT Kirana Megatara Tbk, memandu jalannya permainan dari 10 tim yang ada. Tidak hanya itu, sosialisasi mengenai bokar yang bersih juga dilakukan Tim SDO (Sourcing Development Officer) kepada petani.
Acara peresmian Depo Telapak Tani 6 ini ditutup dengan harapan bahwa agenda ini dapat menjadi percontohan model kemitraan berkelanjutan antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat, yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ekosistem karet nasional dari hulu ke hilir. Sesuai dengan komitmen dan tujuan bersama, yaitu Jayalah Petani Karet Indonesia.


© PT Kirana Megatara | All Rights Reserved





